Minggu, 21 Februari 2016

Bikin Heboh, Api Misterius Muncul Di Kampung Jangli

Kemunculan api misterius yang membakar sejumlah benda di tiga rumah warga di Kampung Jangli Tlawah, Candisari, Semarang, Jawa Tengah semakin jadi sorotan masyarakat.


Terutama saat sejumlah pihak berwenang, seperti dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum mendapatkan kesimpulan logis dari mana api itu berasal.

Warga desa Candisar sampai saat ini masih mengaku was-was akan kejadian janggal yang menimpa tiga rumah warga milik Ruswanto, Kusranto dan Kastari itu.

Salah satu sesepuh Kampung Jangli, Gani Proyanto mengaku, heran kenapa kejadian aneh ini tiba-tiba saja muncul di kampungnya. Menurutnya, sejak tahun 1987 silam, saat pertama kali ia tinggal di Kampung Jangli, tak pernah ada kejadian serupa.

"Ini pertama kali ada. Yang membuat saya tak habis pikir, tidak ada arus pendek dan tidak muncul bau gas, tapi tiba-tiba rumah terbakar, " kata Gani, Minggu, 21 Februari 2016.

Kakek 60 tahun itu menceritakan, sejarah kampung Jangli Tlawah sendiri menurutnya tidak terlalu kental dengan dunia mistik. Kampung Jangli Tlawah awalnya berasal dari tanah kosong di perbukitan atau pegunungan di Kecamatan Candisari Semarang. Seiring derasnya arus urbanisasi di kawasan Semarang, akhirnya perbukitan itu dijadikan sebagai pemukiman.

"Jadi di sini awalnya hanya pegunungan, bukan tanah makam. Dan dihuni banyak orang sejak puluhan tahun silam," katanya menceritakan.

Menurutnya, meski seiring berjalan mengalami penambahan penduduk. Namun selama ini kampung itu terkenal tenteram tanpa ada konflik yang mencolok antarwarga. Tindak kejahatan pun di wilayah kampung yang dihuni 450 kepala keluarga ini sangatlah minim.

"Sejak 1987 silam sampai sekarang, tidak pernah ada kejadian aneh seperti ini. Selama ini aman dari kejahatan," katanya.

Melihat historis panjang itu, Gani memastikan bahwa kejadian terakhir terkait munculnya api misterius di kampungnya sangatlah janggal. Pihaknya juga menyangsikan bila penyebab munculnya api misterius ini berkaitan dengan kontur tanah Kampung Jangli yang berada di perbukitan.

"Tidak ada kajian ilmiah yang menyebutkan kalau tanah pegunungan bisa mengeluarkan api," ujar dia.

Menurutnya, warga hanya bisa pasrah dan berdoa agar kejadian api ini bisa segera usai. Karena setelah kejadian terakhir pada Kamis, 19 Februari 2016 lalu, warga yang telah ke pihak BPBD, kepolisan dan elemen lain tidak mendapatkan pencerahan.

"Kami sudah lapor polisi sama BPBD, tapi mereka angkat tangan. Karena memang tak ada satu pun penyebabnya," katanya.

Warga yang khawatir akan kejadian kebakaran api susulan selama dua malam terakhir terus melakukan doa bersama di rumah korban kebakaran bernama Kastari. Warga didampingi sejumlah ahli spiritual juga melakukan rukiyah mengusir makhluk metafisik di lokasi kebakaran.

"Semalam sudah ikhtiar. Dibantu seorang paranormal yang merukiyah tiga rumah warga. Saya berharap fenomena api misterius ini segera hilang agar tidak merepotkan pemilik rumah," kata Gani penuh harap.
Disqus Comments